dari rakyat — berbasis bukti

scroll
Manifesto

Sudah saatnya kita berhenti sekadar menjadi penonton.

Hari ini, fungsi check and balances tidak berjalan. Kita justru disuguhi kabinet yang disusun tanpa meritokrasi: penuh bagi-bagi jatah, gemuk, dan inefisien. Akibatnya, jabatan publik diisi oleh sosok tidak kompeten yang hobi "asbun". Ujung-ujungnya, rakyatlah yang selalu menjadi korban.

kabinetbayangan.id hadir sebagai formulasi baru koalisi masyarakat sipil untuk melawan itu semua. Kami ada untuk melakukan kritik yang lebih serius—bukan berdasarkan sentimen, melainkan melalui narasi tanding yang berbasis bukti (evidence-based).

Dalam sistem parlementer, Shadow Cabinet adalah praktik politik formal di mana oposisi membentuk kabinet bayangan untuk menjalankan fungsi kontrol dan menjadi sparing partner pemerintah. Dalam sistem presidensial seperti Indonesia, fungsi kontrol tersebut seharusnya dijalankan oleh parlemen. Ketika fungsi itu mandek, maka inisiatif membentuk kabinetbayangan.id menjadi langkah darurat yang harus dicoba.

Kami ingin pemerintah memiliki sparing partner yang sepadan agar mereka lebih serius mengelola negara. Kami ingin publik teredukasi mengenai bagaimana seharusnya kebijakan publik dikelola. Rakyat harus berdaya, memiliki kanal untuk bersuara, dan memegang kendali atas jalannya pemerintahan.

Ajakan

Negara ini butuh mereka yang bekerja dengan otak dan nurani.

Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama membentuk kabinet ini. Kami tidak mencari titipan politik; kami mencari mereka yang benar-benar ahli di bidangnya.

🛡️

Berintegritas

Memiliki moralitas yang tegak lurus. Tidak bisa dibeli, tidak bisa ditundukkan.

Orang Muda

Berusia di bawah 50 tahun dengan energi baru dan perspektif segar.

🧠

Kompeten

Benar-benar menguasai bidang yang ditekuni secara teknis. Bukan sekadar titel.

📜

Rekam Jejak

Sosok yang nama dan karyanya diakui serta dipercaya publik.

🔥

Kritis & Berani

Tidak takut menyuarakan kebenaran demi nalar publik.

Berpihak pada Rakyat

Fokus utama hanya pada kepentingan rakyat banyak. Titik.

🚫

Non Partisan

Bukan kader partai politik manapun. Bebas dari kepentingan partisan.

Formasi Awal

Ramping, strategis, berbasis urgensi.

Formasi ini dirancang untuk mencakup isu-isu paling krusial yang selama ini diabaikan atau dikelola asal-asalan. Setiap portofolio dipilih berdasarkan urgensi nyata yang dirasakan rakyat dan ketersediaan kandidat yang kompeten di bidangnya.

01

Menteri Sekretaris Negara

02

Menteri Dalam Negeri, Desa, Otonomi Daerah & Keamanan Negara

03

Menteri Luar Negeri

04

Menteri Pertahanan

05

Menteri Hak Perempuan & Kelompok Marginal

06

Menteri Hukum dan Kebijakan Negara

07

Menteri Perekonomian, BUMN, Industri & Tenaga Kerja

08

Menteri Keuangan & Tata Kelola Anggaran

09

Menteri Jaminan Perlindungan Lingkungan Hidup, Pelestarian Hutan, Flora Nusantara & Pembatasan Izin Pertambangan

10

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional

11

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

12

Menteri Riset Teknologi & Digital

13

Menteri Kesehatan

14

Menteri Sosial & Layanan Dasar

15

Menteri Pertanian dan Reforma Agraria

16

Juru Bicara Kabinet

Panel Seleksi

Mereka yang menilai.

Seleksi menteri bayangan dilakukan oleh panel independen yang kredibilitasnya tidak perlu dipertanyakan. Mereka bukan politisi — mereka adalah profesional dengan rekam jejak nyata di bidang hukum, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan.

Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M.

Guru Besar Hukum Kelembagaan Negara — FH UGM Penulis Buku Kronik Otoritarianisme Indonesia

Bivitri Susanti

Pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Pengajar Jentera Law School

Prof. Dr. Mohamad Ikhsan, S.E., M.A.

Guru Besar Ilmu Ekonomi — FEB UI Staf Khusus Wakil Presiden 2009–2014

Erry Riyana Hardjapamekas

Wakil Ketua KPK 2003–2007 Ketua Koalisi Anti Korupsi Indonesia Pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia
Pertanyaan Umum

Yang sering ditanyakan.

Kami tahu ini konsep baru untuk Indonesia. Berikut jawaban atas pertanyaan yang paling sering muncul.

Platform masyarakat sipil untuk mengawasi pemerintah dan memproduksi alternatif kebijakan. Mengadopsi prinsip shadow cabinet yang sudah mapan di Inggris, Australia, dan Kanada, lalu diadaptasi untuk konteks Indonesia hari ini. Wadah kolaborasi lintas elemen: akademisi, aktivis, teknokrat, jurnalis, serikat pekerja, hingga organisasi perempuan dan lingkungan.
Fungsi pengawasan parlemen sedang lumpuh. Koalisi pemerintah terlalu besar, oposisi nyaris tak terdengar, checks and balances macet. Saat kanal formal buntu, masyarakat sipil harus mengisi kekosongan — dengan analisis cepat, kredibel, dan berbasis data.
Koalisi masyarakat sipil lintas sektor. Dipanitiai oleh Feri Amsari (Pakar Hukum Tata Negara) dan Ahmad Jilul QF (Masyarakat Transparansi Indonesia).
Tidak. Semua posisi sukarela. Anggotanya profesional dengan pekerjaan utama masing-masing. Justru di situ kekuatannya: tidak ada yang dibayar, tidak ada yang bisa dibeli.
Sepenuhnya konstitusional. Dijamin UUD 1945 Pasal 28E ayat (3) (kebebasan berserikat dan berpendapat) dan Pasal 28F (hak berkomunikasi). Shadow cabinet bukan pemerintahan tandingan. Ini pengawasan berbasis kompetensi — pekerjaan yang seharusnya dilakukan DPR, tapi tidak berjalan. Tujuannya mengawal, bukan mengganti kekuasaan.
Tiga tahap:
  1. Public Nomination — publik mengajukan diri atau mengusulkan kandidat
  2. Expert Panel Review — panel independen menilai kompetensi, integritas, dan kepemimpinan
  3. Final Selection oleh panel
  • Riset dan analisis berbasis data merespons kebijakan pemerintah
  • Catatan kebijakan, laporan, dan konten publik
  • Shadow Hearing — versi masyarakat sipil dari rapat DPR
  • Dashboard Publik — pelacak janji pemerintah
  • Alternative State of the Nation — review kondisi nyata Indonesia
Menjadi oposisi alternatif berbasis bukti, pengawas kredibel bagi pemerintah, sumber kebijakan terpercaya bagi publik. Jangka pendek: mengisi kekosongan oposisi substantif dan menjadi rujukan media. Jangka menengah: membangun ekosistem teknokrat progresif dan menyiapkan alternatif kebijakan nasional.
Tahap awal: sepenuhnya sukarela. Patungan tenaga, waktu, dan keahlian. Tidak ada pendanaan asing. Tidak ada sponsor korporasi. Ke depan, kami merancang crowdfunding agar publik bisa ikut mendukung.
Shadow cabinet tidak menduplikasi seluruh struktur kabinet pemerintah. Struktur saat ini masih tahap awal. Sektor yang dianggap penting berdasarkan masukan publik akan ditambahkan menyesuaikan kebutuhan dan ketersediaan kandidat.
Dua jalur:
  1. Menteri Bayangan — melalui proses seleksi terbuka
  2. Tim Pendukung — bantu riset, produksi kebijakan, komunikasi publik, dan operasional
Registrasi & Rekomendasi

Anda punya nama kandidat atau ingin terjun langsung?


01

Rekomendasikan Tokoh

Punya kandidat yang Anda rasa cocok menjadi "Menteri" di kabinet ini? Kirimkan rekomendasi Anda.

Isi Form Rekomendasi →
02

Jadilah Bagian dari Kami

Jika Anda merasa terpanggil dan memiliki kompetensi yang kami cari, kirimkan lamaran dan profil singkat Anda.

📧 panitia@kabinetbayangan.id

Saatnya suara rakyat punya taji.
Mari berdaya dengan bukti.